Langsung ke konten utama

broken heart

        Apa yang kamu lakukan ketika sedang patah hati? ah, seperti yang aku alami sekarang ini hmm let's see, menangis sudah pasti, bagaimana tidak? ditinggalkan oleh orang yang kamu sayang dan kamu percaya disaat kamu sedang membutuhkan dia tetapi dia lebih memilih orang lain. Sakit hati? tentu, setelah kamu berusaha sebaik yang kamu bisa untuk dia, but bukan kamu yang dipilih tapi orang lain. Kamu membencinya? berusaha untuk tidak, kenapa? karena aku juga ingin bahagia, dulu aku pernah bahagia bersamanya tapi nanti aku juga akan bahagia meskipun tidak bersamanya. Lalu sekarang bagaimana? hanya menikmati dan menerima rasa sakitnya, supaya aku selalu ingat untuk bersyukur :)
      Apa kamu mema'afkan dia? Susah tapi sedang diusahakan, mungkin waktu bersedia membantuku. Tuhan pun maha pema'af masak makhluk ciptaanNya tidak :)
ada yang masih membuatmu penasaran? ada, kenapa dia dengan mudah berpaling, apa salahku? kenapa dia mengatakan aku berharga tapi cara dia memperlakukan aku seperti tidak ada harganya, mungkin itu saja. Kalau dia ada di depanmu sekarang, apa yang ingin kamu sampaikan? setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, tetapi setiap orang juga mempunyai kuasa untuk tetap melakukan kesalahan yang sama atau berusaha untuk merubah dan memperbaiki kesalahannya, menyakiti orang yang sudah percaya dan mencintaimu setulus hati berkali-kali tidak akan cukup mengobati rasa sakitnya hanya dengan kata "ma'af", kamu harus membuktikan dengan tingkah lakumu bahwa kamu bisa berubah. Kamu gampang mendapatkan wanita manapun yang kamu mau, tapi berhentilah bermain-main dengan hati dan kepercayaan sebelum kamu dipermainkan balik olehnya. Semoga kamu bahagia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Learning about Adulting with Jonathan End

Rabu 22 Januari kemarin datang ke acaranya Jonathan End di Kafe Relasi. Awalnya gak tau Bang Joni ke Jogja. Setelah gagal ketemu tanggal 15 desember di Surabaya karena gak jadi liburan di rumah akhirnya ketemu di Jogja. Hahaha tema yang diobrolin kali ini adalah Adulting, apasih adulting itu? dari pemahamanku sesuai yang disampaikan Bang Joni “Apapun keputusan yang diambil sudah dipikirkan dengan hati-hati. Mempertimbangkan resiko apa yang dihadapi. Sehingga tidak menyesal kemudian hari”. Ada beberapa poin yang sempat aku catat. Ada rekaman audionya dua jam tapi belum aku dengerin lagi, belum nemu aja moodnya hahaha ·          Listen to People Who Matters Seringkali kita terlalu mendengarkan apa kata orang lain yang sebenernya gak terlalu penting dalam hidup kita. Mereka yang komentar terkadang hanya basa-basi sambil lalu tapi kita pikirin lama hingga mempengaruhi hidup kita. Yang komentar aja paling udah lupa  sedangkan kita masih kepik...

Con·sent

Beberapa hari ini sering liat seliweran di twitter bahas tentang consent sex vs sex setelah nikah. Satu kubu bela argumen bahwa melakukan sex itu urusan diri masing-masing asal ada consent yaudah gas, sedangkan kubu satunya consent aja gak cukup karena mau sama mau ketika berhubungan sex belum tentu akan aman kedepannya. Bilangnya mau sama mau, habis melakukan sex ternyata ditinggal jadi rasanya seperti habis dilecehkan, belum lagi misal kecolongan hamil terus cowoknya gak mau tanggung jawab kabur. Lihat berita bayi dibunuh setelah dilahirkan atau dibuang sembarang tempat karena orang tua belum siap untuk membesarkan si bayi, akibatnya bayi tidak bersalah yang menjadi korban. Lagi-lagi tidak bisa sesederhana karena udah ada consent terus selanjutnya tidak akan terjadi permasalahan. Consent tidak bisa hanya berpegangan dengan kata "iya, mau" tapi pertimbangan umur, pemahaman tentang tubuhnya dan hubungan sex itu sendiri juga penting. Bagaimana kalo mau hanya karena ta...

SUPERNOVA

Dua hari yang lalu berhasil menyelesaikan novel terakhir serial SUPERNOVA, Inteligensi Embun Pagi. Awal tau serial ini sekitar dua tahun yang lalu ketika Dee Lestari meluncurkan novel Gelombang, saat itu diajakin temen ikut meet and greet sama talkshow nya Dee kalo gak salah yang ngadain anak-anak UGM. Novelnya Dee yang pernah tak baca cuma Perahu Kertas zaman SMA, yaudah sebelum hari H beli novel Gelombang minimal tau lah apa ceritanya jadi pas ikut Talkshow gak bengong. Seharusnya sih kudu baca dari serialnya yang pertama, Ksatria Putri dan Bintang Jatuh tapi gak apa-apa nanti kalo menarik baru baca dari awal. Selesei baca Gelombang yang ada difikiran saat itu adalah gue kudu baca dari serial yang pertama, sumpah ceritanya keren meskipun kadang mikir keras juga hahaha Untung ada temen yang punya novelnya Ksatria Putri dan Bintang Jatuh, Akar dan petir yaudah gue pinjem terus beli Partikel karena gak ada yang punya. Kemudian jatuh cinta sama serial SUPERNOVA uwaaa~ *lari-lari kelilin...