Ibu, seorang perempuan yang melahirkanku dengan selamat 22 tahun yang lalu. Membesarkanku sampe sekarang dan nanti. Mendidik ku dengan sabar, rela hidup sederhana demi anak-anaknya supaya mendapat pendidikan yang layak. Berusaha sebaik mungkin agar anak-anaknya tidak pernah merasa kurang, rela tidak beli baju supaya anaknya punya baju baru. Orang yang paling sedih ketika tahu anaknya terluka, rela terjaga ketika anaknya sakit. Ibu yang rela jauh dari suaminya yang merantau mencari nafkah demi keluarganya. Tidak pernah mengeluh dan berusaha setegar mungkin. Dari ibu aku belajar sabar, belajar mengaji, belajar hidup sederhana, belajar bahwa ilmu umum dan agama itu harus seimbang. Sedih ketika ibu bilang kalo sudah gagal mendidik adik ku, tidak! ibu berhasil mendidik kami sebaik mungkin. Aku sangat bersyukur menjadi anakmu ibu, sungguh. Kami yang seharusnya memohon ma'af belum bisa membuatmu bahagia. Selalu do'akan kami supaya menjadi orang yang sukses dan kelak akan membuatmu bangga bahwa kami anak-anakmu. I love you mom, :')
Rabu 22 Januari kemarin datang ke acaranya Jonathan End di Kafe Relasi. Awalnya gak tau Bang Joni ke Jogja. Setelah gagal ketemu tanggal 15 desember di Surabaya karena gak jadi liburan di rumah akhirnya ketemu di Jogja. Hahaha tema yang diobrolin kali ini adalah Adulting, apasih adulting itu? dari pemahamanku sesuai yang disampaikan Bang Joni “Apapun keputusan yang diambil sudah dipikirkan dengan hati-hati. Mempertimbangkan resiko apa yang dihadapi. Sehingga tidak menyesal kemudian hari”. Ada beberapa poin yang sempat aku catat. Ada rekaman audionya dua jam tapi belum aku dengerin lagi, belum nemu aja moodnya hahaha · Listen to People Who Matters Seringkali kita terlalu mendengarkan apa kata orang lain yang sebenernya gak terlalu penting dalam hidup kita. Mereka yang komentar terkadang hanya basa-basi sambil lalu tapi kita pikirin lama hingga mempengaruhi hidup kita. Yang komentar aja paling udah lupa sedangkan kita masih kepik...
Komentar
Posting Komentar
Terimakasih :D