Langsung ke konten utama

cewek dan dunia IT

24 may 2014, I join ID GEEK GIRLS ( )  first meet up in Alive cafe. Ini pun karena di ajakain si bre Arum (dan entah sejak kapan kata mb digantikan oleh bre haha). Yang dateng cuma bertiga, maklum baru pertama kali, gue pun awalnya juga gak ngerti apa-apa tentang id geek girls. Sesuai dengan penjelasan bre Arum pertama kali di adain di Bandung yang memelopori adalah mb Sissy, kemudian Jakarta. Nah sekarang mulai terbentuk di kota-kota lainnya salah satunya Yogyakarta :)
Id geek girls ini tuh semacam komunitas khusus cewek, materi yang sering dibahas adalah serba-serbi dunia IT, bagaimana perkembangan dan pemanfaatan dunia teknologi sekarang ini, gak cuma cowok yang bisa terjun di dunia IT tapi cewek juga bisa gitu :))
Karena cuma bertiga akhirnya ya cuma sharing-sharing aja saling bertukar ide dan pendapat sama pengalaman masing-masing. Dan cuma gue pemirsah yang bukan anak IT, yang dua lulusan Teknik Informatika dan aku masih mahasiswa komunikasi tingkat akhir *gak usah nyebutin semester berapa nya lah ya*. Lewat sharing itu gue jadi sedikit tau kalo jadi PNS itu gak selamanya enak, apalagi kalo itu bukan keinginan sendiri. Dan karena sharing itu juga gue jadi keinget masa muda SMK, dulu gue ngambil jurusan multimedia. Seolah memanggil sisi lain dari diri gue yang bertahun-tahun ini sembunyi. Gue kangen belajar Desain web, pemograman, php, visual basic dll. Waktu daftar kuliah juga pengennya masuk teknik informatika, tapi apalah daya udah daftar tapi dua kali gagal akhirnya milih jurusan komunikasi penyiaran dengan niat nanti ngambil konsentrasinya broadcasting tv dan gue ketrima, yaudahlah gue juga suka dunia broadcasting gara-gara dulu penah magang di TV meskipun cuma dua bulan tapi dapet pengalaman yang ruar biyasaak, terimakasih para pembimbingku :))
Sekarang ini lagi masanya gue lagi galau mikirin skripsi, belum sampe ngerjain tapi masih tahap nyari judul *sigh* rasanya buntu aja nih pikiran kalo diajak mikir itu, haha buat ngisi waktu luang dan sambil nyoba nyari judul gue mau mulai belajar pemograman lagi ah, oh iya sama photography juga ini murni karena sering ngepoin amrazing (Alexander Thian) dan nemuin foto-foto keren hasil jepretan dia, gue juga pengen bisa motret yang hasilnya keren :)) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Learning about Adulting with Jonathan End

Rabu 22 Januari kemarin datang ke acaranya Jonathan End di Kafe Relasi. Awalnya gak tau Bang Joni ke Jogja. Setelah gagal ketemu tanggal 15 desember di Surabaya karena gak jadi liburan di rumah akhirnya ketemu di Jogja. Hahaha tema yang diobrolin kali ini adalah Adulting, apasih adulting itu? dari pemahamanku sesuai yang disampaikan Bang Joni “Apapun keputusan yang diambil sudah dipikirkan dengan hati-hati. Mempertimbangkan resiko apa yang dihadapi. Sehingga tidak menyesal kemudian hari”. Ada beberapa poin yang sempat aku catat. Ada rekaman audionya dua jam tapi belum aku dengerin lagi, belum nemu aja moodnya hahaha ·          Listen to People Who Matters Seringkali kita terlalu mendengarkan apa kata orang lain yang sebenernya gak terlalu penting dalam hidup kita. Mereka yang komentar terkadang hanya basa-basi sambil lalu tapi kita pikirin lama hingga mempengaruhi hidup kita. Yang komentar aja paling udah lupa  sedangkan kita masih kepik...

Con·sent

Beberapa hari ini sering liat seliweran di twitter bahas tentang consent sex vs sex setelah nikah. Satu kubu bela argumen bahwa melakukan sex itu urusan diri masing-masing asal ada consent yaudah gas, sedangkan kubu satunya consent aja gak cukup karena mau sama mau ketika berhubungan sex belum tentu akan aman kedepannya. Bilangnya mau sama mau, habis melakukan sex ternyata ditinggal jadi rasanya seperti habis dilecehkan, belum lagi misal kecolongan hamil terus cowoknya gak mau tanggung jawab kabur. Lihat berita bayi dibunuh setelah dilahirkan atau dibuang sembarang tempat karena orang tua belum siap untuk membesarkan si bayi, akibatnya bayi tidak bersalah yang menjadi korban. Lagi-lagi tidak bisa sesederhana karena udah ada consent terus selanjutnya tidak akan terjadi permasalahan. Consent tidak bisa hanya berpegangan dengan kata "iya, mau" tapi pertimbangan umur, pemahaman tentang tubuhnya dan hubungan sex itu sendiri juga penting. Bagaimana kalo mau hanya karena ta...

SUPERNOVA

Dua hari yang lalu berhasil menyelesaikan novel terakhir serial SUPERNOVA, Inteligensi Embun Pagi. Awal tau serial ini sekitar dua tahun yang lalu ketika Dee Lestari meluncurkan novel Gelombang, saat itu diajakin temen ikut meet and greet sama talkshow nya Dee kalo gak salah yang ngadain anak-anak UGM. Novelnya Dee yang pernah tak baca cuma Perahu Kertas zaman SMA, yaudah sebelum hari H beli novel Gelombang minimal tau lah apa ceritanya jadi pas ikut Talkshow gak bengong. Seharusnya sih kudu baca dari serialnya yang pertama, Ksatria Putri dan Bintang Jatuh tapi gak apa-apa nanti kalo menarik baru baca dari awal. Selesei baca Gelombang yang ada difikiran saat itu adalah gue kudu baca dari serial yang pertama, sumpah ceritanya keren meskipun kadang mikir keras juga hahaha Untung ada temen yang punya novelnya Ksatria Putri dan Bintang Jatuh, Akar dan petir yaudah gue pinjem terus beli Partikel karena gak ada yang punya. Kemudian jatuh cinta sama serial SUPERNOVA uwaaa~ *lari-lari kelilin...