Hmm gue ngerasa akhir tahun 2012 ini tidak terlalu menyenangkan, atau belum menyenangkan. Banyak deadline tugas kuiah, acara ini-itu dan hampir semua itu bebarengan. Ditambah kalo semua itu diperburuk dengan suasana penuh emosi, gak mau ngalah dan gak mau saling mengeti. Ketika mayoritas menuntut minoritas untuk sepaham dengan mereka, menuntut kesetiaan dan tanggung jawab sedangkan mereka sendiri tidak percaya dengan yang minoritas, udah merasa jadi pemimpin dan penguasa sih ya jadi apa-apa harus sesuai dengan mereka-mereka. Ketika kamu mempermasalahkan orang lain dengan tanggung jawab yang harus mereka penuhi jangan cuma mengkritik tapi please bercermin belum tentu kamu juga yang paling bertanggung jawab. Tanya kediri sendiri kalo enggak mintalah pendapat orang lain tentang diri kita, apa yang menurut kamu benar belum tentu sama dengan orang lain. Memaksakan kehendak itu gak baik, meskipun tujuannya sama setiap orang punya jalan yang berbeda untuk mencapai itu dan gak harus semua dengan jalan yang sama. Apa gunanya Bhinneka tungal ika ,berbeda-beda tapi tetap satu. Mending gini aja deh kamu dengan pendapat mu, yang lain dengan pendapat mereka sendiri tapi dengan tujuan yang sama dan kita bisa menghormati, mengerti satu sama lain. Ketika udah melibatkan emosi dalam menghadapi suatu persoalan kecil atau besar pasti bakalan berantakan dan semakin ribet.
Rabu 22 Januari kemarin datang ke acaranya Jonathan End di Kafe Relasi. Awalnya gak tau Bang Joni ke Jogja. Setelah gagal ketemu tanggal 15 desember di Surabaya karena gak jadi liburan di rumah akhirnya ketemu di Jogja. Hahaha tema yang diobrolin kali ini adalah Adulting, apasih adulting itu? dari pemahamanku sesuai yang disampaikan Bang Joni “Apapun keputusan yang diambil sudah dipikirkan dengan hati-hati. Mempertimbangkan resiko apa yang dihadapi. Sehingga tidak menyesal kemudian hari”. Ada beberapa poin yang sempat aku catat. Ada rekaman audionya dua jam tapi belum aku dengerin lagi, belum nemu aja moodnya hahaha · Listen to People Who Matters Seringkali kita terlalu mendengarkan apa kata orang lain yang sebenernya gak terlalu penting dalam hidup kita. Mereka yang komentar terkadang hanya basa-basi sambil lalu tapi kita pikirin lama hingga mempengaruhi hidup kita. Yang komentar aja paling udah lupa sedangkan kita masih kepik...
Komentar
Posting Komentar
Terimakasih :D