Langsung ke konten utama

kepikiran

Mengamati, lebih tepatnya sedikit perhatian terhadap perubahan yang terjadi. anggap saja ini membicarakan sesuatu bidang yang dari awal sangat gue minati. sejak awal dengan niat sepenuh hati dan mencurahkan semua yang gue bisa demi bisa menjalani itu semua. mulai dari nol sampe gue ngerti meskipun sekarang juga masih sedikit yang gue bisa, tapi ini sesuatu yang gue minati pake banget. sesuatu ketika gue lakuin bakalan mengalir tanpa beban yang ada adalah rasa seneng, meskipun kadang akibat suatu hal rada males ngerjainnya tapi kalo udah dikerjain sih bakalan enjoy dan lupa dengan apa yang bikin males tadi.
nah akhir-akhir ini gue bukan sedikit tapi emang males ngelakuin itu, kenapa? ah~ banyak sekali faktor yang melatar belakanginya, mungkin karena udah jarang aktif jadi rasanya beda kali ya. banyak yang ndukung tapi juga banyak yang nentang..seimbanglah. kadang berfikir harus lebih mendengarkan nasihat orang lain apa mengambil keputusan sendiri?ah~ sudahlah -_-
puncaknya sih belum lama ini, ada sesuatu yang bikin gue tambah males pengen serajin dulu, kenapa? soalnya keliatan banget kalo ada gak ada gue semua masih bisa berjalan lancar, ngapain ngajakin padahal sebenernya gak diharapin, nyesek lah! hih
udah deh yee cukup sampe disini aja maklum sepontan kepikiran langsung diketik *insomnia lagi kumat* bye!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Learning about Adulting with Jonathan End

Rabu 22 Januari kemarin datang ke acaranya Jonathan End di Kafe Relasi. Awalnya gak tau Bang Joni ke Jogja. Setelah gagal ketemu tanggal 15 desember di Surabaya karena gak jadi liburan di rumah akhirnya ketemu di Jogja. Hahaha tema yang diobrolin kali ini adalah Adulting, apasih adulting itu? dari pemahamanku sesuai yang disampaikan Bang Joni “Apapun keputusan yang diambil sudah dipikirkan dengan hati-hati. Mempertimbangkan resiko apa yang dihadapi. Sehingga tidak menyesal kemudian hari”. Ada beberapa poin yang sempat aku catat. Ada rekaman audionya dua jam tapi belum aku dengerin lagi, belum nemu aja moodnya hahaha ·          Listen to People Who Matters Seringkali kita terlalu mendengarkan apa kata orang lain yang sebenernya gak terlalu penting dalam hidup kita. Mereka yang komentar terkadang hanya basa-basi sambil lalu tapi kita pikirin lama hingga mempengaruhi hidup kita. Yang komentar aja paling udah lupa  sedangkan kita masih kepik...

Con·sent

Beberapa hari ini sering liat seliweran di twitter bahas tentang consent sex vs sex setelah nikah. Satu kubu bela argumen bahwa melakukan sex itu urusan diri masing-masing asal ada consent yaudah gas, sedangkan kubu satunya consent aja gak cukup karena mau sama mau ketika berhubungan sex belum tentu akan aman kedepannya. Bilangnya mau sama mau, habis melakukan sex ternyata ditinggal jadi rasanya seperti habis dilecehkan, belum lagi misal kecolongan hamil terus cowoknya gak mau tanggung jawab kabur. Lihat berita bayi dibunuh setelah dilahirkan atau dibuang sembarang tempat karena orang tua belum siap untuk membesarkan si bayi, akibatnya bayi tidak bersalah yang menjadi korban. Lagi-lagi tidak bisa sesederhana karena udah ada consent terus selanjutnya tidak akan terjadi permasalahan. Consent tidak bisa hanya berpegangan dengan kata "iya, mau" tapi pertimbangan umur, pemahaman tentang tubuhnya dan hubungan sex itu sendiri juga penting. Bagaimana kalo mau hanya karena ta...

SUPERNOVA

Dua hari yang lalu berhasil menyelesaikan novel terakhir serial SUPERNOVA, Inteligensi Embun Pagi. Awal tau serial ini sekitar dua tahun yang lalu ketika Dee Lestari meluncurkan novel Gelombang, saat itu diajakin temen ikut meet and greet sama talkshow nya Dee kalo gak salah yang ngadain anak-anak UGM. Novelnya Dee yang pernah tak baca cuma Perahu Kertas zaman SMA, yaudah sebelum hari H beli novel Gelombang minimal tau lah apa ceritanya jadi pas ikut Talkshow gak bengong. Seharusnya sih kudu baca dari serialnya yang pertama, Ksatria Putri dan Bintang Jatuh tapi gak apa-apa nanti kalo menarik baru baca dari awal. Selesei baca Gelombang yang ada difikiran saat itu adalah gue kudu baca dari serial yang pertama, sumpah ceritanya keren meskipun kadang mikir keras juga hahaha Untung ada temen yang punya novelnya Ksatria Putri dan Bintang Jatuh, Akar dan petir yaudah gue pinjem terus beli Partikel karena gak ada yang punya. Kemudian jatuh cinta sama serial SUPERNOVA uwaaa~ *lari-lari kelilin...